HMI ANTI RADIKALISME
HMI merupakan akronim dari Himpunan
Mahasiswa Islam,yang tentu tempat berhimpunnya mahasiswa islam dalam satu visi
dan misi perjuangan untuk menapaki panggung keadilan bagi bangsa dan negara
ini. HMI lahir ditengah gejolak bangsa dan negara yang saat itu sangat tidak
stabil,tepatnya pada tanggal 5 Februari 1947 dan sebagai Organisasi perjuangan
mahasiswa tertua di Indonesia. HMI tentunya memiliki kiprah yang panjang
terhadap kontribusi dalam menggapai keadilan bagi masyarakat Indonesia,dari
zaman Orde Lama hingga Orde Baru HMI seperti tidak ada matinya. Ini secara
jelas menunjukkan HMI merupakan organisasi Nasionalis yang semata-mata
tujuannya untuk menapaki keadilan bagi rakyat kecil di Indonesia.
Namun belakangan ini meruak kabar
burung yang tidak jelas kevalidan datanya dan secara “barbar” memberikan
informasi menyimpang yang mengganggap bahwa HMI adalah radikal dan sebagainya.
Mari kita tuntaskan secara singkat dan padat.
Pernyataan radikal ini membuat penulis
sangat risih karena pada dasar realitanya HMI merupakan organisasi seperti
tertulis diatas,tidak ada sama sekalipun unsur radikal didalamnya. Tidak ada
visi dan misinya yang menjurus ke arah radikal atau separatis bahkan AD/ARTnya
sangat jelas tanpa harus dicurigai ataupun spionase terhadap HMI. Apa karena
namanya ISLAM? Apa karena kadernya beragama ISLAM? Atau ada kepentingan lain
dari pihak yang anti terhadap HMI. Ini merupakan sarana mahasiswa berkumpul dan
berdiskusi tentang keadilan maupun ilmu pengetahuan lalu bagaimana anda bilang
HMI radikal? Perlu ada rekonstruksi nalar pada akal yang menyatakan HMI adalah
radikal. Pemikiran-pemikiran yang asal bunyi ini mengakibatkan doktrin buruk
terhadap para mahasiswa yang semulanya memiliki semangat serta visi misi
berjuang untuk rakyat Indonesia. Lalu radikal yang bagaimana? Ideologi yang
dianut HMI juga bukan Ideologi yang melanggar konstitusi,visi misi HMI juga
tidak melanggar konstitusi. HMI bertumbuh besar ditengah masyarakat kecil lalu
kemudian memperjuangkannya,sudah jelas arah perjuangan disini bahwa HMI
kemudian terjun kemasyakarakat untuk melakukan demonstrasi yang merupakan
bagian dari advokasi bagi masyarakat yang rindu keadilan.
HMI juga mengajarkan kadernya untuk
berdialektika yang baik dan santun,sangat banyak petinggi negara ini yang
berasal dari HMI sehingga mempertegas bahwa HMI ini merupakan organisasi yang
memiliki arah perjuangan yang jelas. Tidak ada diksi didalam HMI yang secara
Eksplisit maupun jelas mengarah pada arah radikal,mari kita berandai apabila
HMI radikal maka sejak dahulu sudah ada catatan kelam HMI yang besar dalam
kontribusi memperjuangkan hak rakyat atau catatan kelam mengenai terganggunya
stabilitas negara.
Tentu ini merupakan ulah dari kelompok
yang tidak memiliki etika dalam berpolitik dan etika dalam berdialektika,semua
harus didasarkan pada opini yang jelas
dan tidak menyerang secara membabi buta sehingga menggiring mahasiswa
pada suatu opini buruk yang menjebak HMI didalamnya. Tuduhan-tuduhan itu
semakin terasa ketika banyak mahasiswa mempercayainya, penuduh-penuduh seperti
mereka hanyalah mengandalkan kebencian sehingga tega dalam melakukan tindakan
dzalim seperti itu. tetapi saya percaya dan yakin HMI tidak akan goyah karena
berada pada jalan yang benar demi memperjuangkan nilai-nilai keadilan yang kian
memudar.
“Mereka menyerang dengan keji dan Dzalim,tetapi HMI tetap Elegan” [MIH]