Assalamualaikum...
Bissmillahirrahmanirrahim..
Pembantaian besar pada Abad 20 yang terjadi di
Rusia merupakan sepenuhnya tanggung jawab atas paham Komunisme yang ditenggarai
oleh kaum Bolshevik. Komunisme juga acap kali diidentikkan dengan paham anti agama,mengapa?
Hal itulah yang akan penulis bahas dalam tulisan kali ini, Mari baca dan
jadilah pembelajar yang baik.
Pada abad ke-19 muncul pemikiran dari
2 filsuf besar dunia yang mencoba merumuskan sebuah ideologi yang kemudian hari
pemahamannya mengguncang dunia karena berhasil membuat kekacauan besar pada
Abad 20. Mereka adalah Karl Max dan Fredrich Angels,dua orang filsuf yang
menganut filsafat matrealisme yaitu filsafat bahwa tidak ada yang lebih
berharga daripada materi. Sebenarnya itu merupakan dogma lama dari seorang
filsuf yunani bernama Democritus dan kemudian menjadi Matrealisme. Karl Max dan
angels menawarkan sebuah paham yang bernama komunisme dengan janji-janji
kesetaraan dan sebagainya tetapi pada prakteknya jauh dari kata kesetaraan.
Mereka sangat menginginkan sebuah revolusi bagi kaum petani dan buruh,hal itu
mereka coba untuk wujudkan dalam revolusi yang mereka lakukan.
Pada tulisan kali ini penulis akan berfokus pada
pertanyaan mengapa Komunisme menjadi anti agama? Seperti yang telah dijelaskan
diatas bahwa 2 filsuf pencetus komunisme merupakan seorang matrealisme dan
mereka juga memunculkan dialektika konflik yang dimana mereka berpikir bahwa
manusia berkembang dengan konflik. Maka timbullah sebuah ide untuk memobilisasi
kelas pekerja untuk melawan kapitalis dan membangkitkan komunis.
Karl Max dan Angles mendasarkan pemikiran mereka
pada teori Darwin yang dirumuskan oleh Charles Darwin. Pada tahun 1836 Darwin
kembali ke London dan mencetuskan teori Darwin yang mengungkap bahwa manusia berevolusi
dari seekor kera yang kemudian berkonflik dan berkembang menjadi manusia.
poster-poster Marxis dan Darwin langgeng disetiap kota,hal ini menunjukkan
bahwa Marxis dan Darwin sangat mesra saat itu. komunis selalu dihiasi oleh
Darwinisme dan Paham Komunis selalu didukung lewat tulisan-tulisan tak bertuhan
Darwinisme.
Hal itu menyebabkan Marxis melakukan revolusi
pertama mereka pada tahun 1871 yang terjadi di Prancis. Pada saat itu sedang
terjadi perang Prancis dan Rusia. Kaum Marxis dan Sosialis berkumpul dan
menduduki kota Paris,akibat tragedi ini gereja dan gedung-gedung dihancurkan
berkeping-keping,para pemuka agama pun tanpa ampun dibantai. Namun tentara
Prancis kemudian berhasil menembus barikade di Paris dan kemudian berhasil
mengambil alih Paris kembali. Ini merupakan kegagalan revolusi marxis yang
pertama,lalu revolusi kembali mereka wujudkan di Rusia bersama kaum Bolshevik
pada awal abad 20 dan dipimpin oleh Lenin,yang secara singkat menjatuhkan Rezim
Tsar dan berhasil membuat revolusi yang mengakibatkan pembantaian besar di
Rusia.
Komunisme sangat senang dengan revolusi lewat
pembantaian besar yang dilakukan,hal ini tidak terlepas dari filsafat
matrealisme dan juga teori Darwinisme yang kemudian mengganggap semua manusia
adalah hewan sehingga komunis mencapai segala cara untuk mencapai revolusi yang
mereka kehendaki,terbukti dari pembantaian di Rusia sejak Rezim Lenin dan
dilanjutkan oleh Stalin.
Tulisan ini benar-benar sangat singkat dan saya
coba rangkum lebih sederhana karena sebenarnya materinya yang begitu luas
apabila dijabarkan lewat Blog site seperti ini.
“Komunisme tidak benar-benar mati,komunis hanyalah
paham dan di peruntukkan lalu di implementasikan untuk manusia yang tidak
mengenal Tuhan bahkan hidupnya” [Muhammad Irfan Hilmy]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar